Globalisasi dan Pengaruhnya Terhadap Bangsa Indonesia
Peran
Kewarganegaraan dalam Era Globalsasi
Sekar Larasati
Arfatiana
191710101110
MKU Kewarganegaraan
Pengertian Globalisasi
Menurut
asal katanya, globalisasi diambil dari kata “global” yang artinya adalah universal. Istilah globalisasi
pertamakali digunakan pada tahun 1985 oleh
Theodore Levitte. Globalisasi
adalah suatu proses menjadikan sesuatu baik benda ataupun perilaku sebagai ciri
dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah (Achmad Suparman).
Pada umumnya, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap bidang – bidang
lain seperti budaya dan agama.
Di
zaman modern seperti sekarang ini, globalisasi bukanlah istilah yang asing lagi
bagi kita, hal tersebut seperti sudah mendarah daging karena setiap aktivitas,
makanan, pakaian dan gaya hidup kita sudah terpengaruh oleh peradaban global.
Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak
terus dalam masyarakat global.
Globalisasi
sebagai suatu proses bukan suatu fenomena baru karena proses globalisasi
sebenarnya telah ada sejak berabad-abad lamanya. Di akhir abad ke-19 dan awal
abad ke-20 arus globalisasi semakin berkembang pesat di berbagai negara ketika
mulai ditemukan teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi. Loncatan
teknologi yang semakin canggih pada pertengahan abad ke-20 yaitu internet dan
sekarang ini telah menjamur telepon genggam (handphone) dengan segala
fasilitasnya.
Faktor – Faktor Munculnya Globalisasi
1.
Kemajuan dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Salah satu faktor utama
pendorong terjadinya globalisasi adalah kemajuan sains dan teknologi. Ilmu
pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat terutama dalam bidan
telekomunikasi dan transportasi pada beberapa dekade terakhir. Kemajuan ini
menyebabkan jarak antar individu semakin dekat yang mana orang bisa
berkomunikasi dengan oran lain dengan jarak yang cukup jauh tanpa memakan
banyak waktu.
2. Kemajuan dalam
Transportasi
Seperti yang dijelaskan
di atas, berkembagnya transportasi adalah salah satu hasil dari kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Perkembangan sistem transportasi di dunia yang
membuat globalisasi semakin terasa. Dahulu dari satu tempat ke tempat lain
butuh waktu lama dalam perjalanan karena hanya dengan kendaraan seperti kuda, kuda,
unta, dan lain-lain. Tapi hari ini ada kendaraan cepat seperti pesawat terbang
dan kereta super cepat.
3. Sistem Ekonomi
Terbuka
Tentunya kita semua
sudah tahu bahwa sistem ekonomi yang diadopsi oleh mayoritas negara saat ini
adalah sistem ekonomi terbuka sehingga satu negara bekerjasama dengan negara
lain dalam berbagai bidang seperti ekonomi. Dari sistem ekonomi terbuka
tersebut dapat mendorong terjadinya globalisasi dimana kerjasama dalam bidang
ekspor-impor antar dua negara atau lebih semakin marak.
4. Adanya Perdagangan
Bebas
Masih inline dengan
penjelasan di atas, munculnya perdagangan bebas juga mendorong terjadinya
globalisasi. Perdagangan bebas merupakan sistem dimana negara yang
menandatangani perjanjian perdagangan bebas, bebas untuk melakukan perdagangan
di negara anggota lain tanpa dengan biaya yang lebih murah dan dipermudah. Hal
tersebut dapat memperkuat timbulnya globalisasi.
5. Sistem Keuangan
Internasional Liberal
Faktor lainnya yang
dapat mendorong terjadinya globalisasi adalah liberalisasi sistem keuangan
global. Hampir setiap negara bahkan memiliki setiap ketergantungan terhadap
sistem keuangan global yang ada. Salah satunya adalah Indonesia yang
membutuhkan dana atau modal investasi dari lembaga keuangan dunia atau negara
lain.
6. Kemudahan dalam Migrasi
Saat ini semakin banyak
orang bermigrasi atau berpindah dari satu negara ke negara lain dengan berbagai
keperluan seperti untuk pekerjaan, belajar, pariwisata, dan berbagai keperluan
lainnya. Inilah yang membuat orang-orang yang berada di wilayah sudah mengenal
migran yang datang dari daerah lain seperti Bali dengan turis internasional.
Macam – Macam Globalisasi
1.
Globalisasi
Perekonomian
Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses
adanya kegiatan ekonomi dan perdagangan dimana negara di seluruh dunia
menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi tanpa adanya
rintangan batas teritorial negara.
Kebijakan globalisasi ekonomi
-
Meningkatkan
kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
-
Meluaskan
pasar untuk produk dalam negeri
Kekurangan globalisasi ekonomi
-
Menghambat pertumbuhan sektor industry
-
Sektor keuangan semakin tidak stabil
2.
Globalisasi
kebudayaan
Globalisasi kebudayaan merupakan penyebaran gagasan,
makna, dan nilai ke seluruh dunia dengan cara tertentu untuk memperluas dan
mempererat hubungan sosial. Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan:
1) Berkembangnya
pertukaran kebudayaan internasional
2) Berkembangnya
turisme dan pariwisata
3) Semakin
banyak imigrasi dari suatu negara ke negara lain
Sikap Selektif Terhadap Globalisasi
1. Pancasila
sebagai dasar Negara
Pancasila
mempunyai kekuatan mengikat secara hukum sehingga semua peraturan hukum atau
dasar yang bertentangan dengan pancasila harus dicabut.
2. Pancasila
sebagai jiwa dan kepribadian bangsa
Pancasila merupakan corak dan diri khas yang membedakan Bangsa Indonesia dengan bangsa lain.
Pancasila merupakan corak dan diri khas yang membedakan Bangsa Indonesia dengan bangsa lain.
3. Pancasila
sebagai pandangan hidup bangsa
Pancasila
merupakan pedoman tingkah laku bagi warga Indonesia daalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dampak Globalisasi
Dampak Positif dalam kehidupan Bangsa Indonesia
Dampak Positif dalam kehidupan Bangsa Indonesia
1. Globalisasi
bidang hukum, pertahanan, dan keamanan :
1) Semakin
menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya
hak-hak asasi manusia.
2) Regulasi
hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat
untuk kepentingan rakyat banyak.
3) Semakin
menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih profesional,
transparan, dan akuntabel.
2. Globalisasi
bidang sosial budaya
1) Meningkatkan
pembelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir yang
baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju.
2) Meningkatkan
etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa
kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya.
3. Globalisasi
bidang ekonomi sektor perdagangan
1) Liberalisasi perdagangan barang, jasa layanan,
dan komodit lain memberi peluang kepada Indonesia untuk ikut bersaing mereput
pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil pertanian, hasil laut, tekstil,
dan bahan tambang.
2) Arus
masuk perdagangan luar negeri menyebakan defisit perdagangan nasional.
Dampak negatif dalam kehidupan
Bangsa Indonesia
1. Globalisasi
bidang hukum, pertahanan, dan keamanan
1) Peran
masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara semakin
berkurang karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pihak tentara dan
polisi.
2) Perubahan
dunia yang cepat, mampu mempengaruhi pola pikir masyarakat secara global. Sifat
– sifat masyarakatnya adalah pragmatisme, hedonisme, primitif,dan konsumerisme.
3) Semakin
lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan
sosial sehingga dalam keadaan tertentu.
2. Globalisasi
bidang sosial budaya
1) Semakin
mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet, media
televisi, maupun media cetak yang banyak ditiru oleh masyarakat.
2) Semakin
memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal yang melahirkan gaya
hidup berikut ini. Individualisme (mengutamakan kepentingan diri sendiri). 3.
Pengaruh Globalisasi dalam Kehidupan.
Pengaruh Globalisasi
Secara
khusus, globalisasi memiliki tiga arena penting yaitu arena ekonomi,
arena politik, dan arena budaya.
Jika masyarakat atau bangsa tidak siap menghadapi
tantangan-tantangan global yang bersifat multidimensi dan tidak dapat
memanfaatkan peluang, maka akan menjadi korban yang tenggelam ditengah-tengah
arus globalisasi.
Oleh
karena itu, agar kita tidak terjerumus ke dalam pengaruh negatif globalisasi
kita harus mengikuti langkah – langkah seperti berikut:
1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang
tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.
2. Menanamkan
dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.
3. Menanamkan
dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.
4. Selektif
terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial
budaya bangsa .
5. Perlunya
perhatian para orang tua dalam memantau pergaulan dan cara hidup anaknya.
DAFTAR
PUSTAKA
Musa, M. Insya. "Dampak Pengaruh
Globalisasi Bagi Kehidupan Bangsa Indonesia." Jurnal Pesona Dasar 3.3 (2015).
Komentar
Posting Komentar